Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

PAM Pilkades Harus Netral dan Jangan Terprovokasi   |   Polisi Belum Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan Petani di Toiba   |   Pembuatan Kartu Keluarga Tahun 2014 Kebawah Diminta Melapor   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Petani Plasma Sawit Kembali Komplain Kopbun SMS

Red : Amad Labino
Senin, 11 Okt 2021 | 05:28:53 WITA

Batui, CNADaily.Com – Rencana Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang bakal diselenggarakan Pengurus Koperasi Perkebunan(Kopbun) Sawit Maleo Sejahtera (SMS) mitra perusahaan PT Sawindo Cemerlang (Scem) anak peruusahaan Kencana Agri LTD mendapat sorotan sebagaian petani sawit batui yang terhimpun dalam Serikat Tani.

Berita Lainnya

Protes itu sekaitan dengan rencana Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang rencananya di laksanakan pada 16 Oktober 2021, bertempat di Gedung Graha Pemda Banggai.

Rencana kegiatan RAT yang digelar itu tidak mengundang beberap petani yang memiliki lahan plasma baik, itu anggota koperasi maupun calon anggota koperasi.

"Undangan yang disebar ke petani, ada sebagian petani tidak mendapat undangan," Kata Widiastuti selaku perwakilan serikat tani petani plasma sawit batui.  

Protes tersebut, perwakilan petani mengirimi surat ke pengurus ke Dinkop dan UKM Banggai dan pengurus Koperasi Kebun SMS, tertanggal 5 Okotber 2021, dengan tembusan  Buppati Banggai, Dinas Koperasi dan UKM Banggai, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Konsorsium Pembaharuan Agraria Sulteng  di Palu, dan sejumlah media Cetak/Online di Banggai.

“Selain hanya mengundang sebagian pihak, RAT tersebut dalam undangan tidak mencantumkan beberapa poin inti persoalan polemic antara petani plasma dan Kopbun dan perusahaan Scem sesuai dengan notulen rapat yang di pimpin Bupati Banggai H Amiruddin Tamorea pada tanggal 14 September 2021 lalu,”kata Widiastuti

Berikut Kutipan Surat Petani Plasma

Sehubungan dengan penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan Koperasi Kebun  Sawit Maleo Sejahtera yang diinformasikan akan dilaksanakan pada anggal 16
Oktober 2021, kami calon anggota / anggota menyampaikan pendapat sekaligus masukan guna terselenggaranya RAT yang berdemokrasi sesuai dengan ketetapan Anggaran Dasar/ Rumah Tangga yang termuat dalam BAB II Landasan, Asas, Dan Tujuan pada pendirian KopBun SMS.

Olehnya itu, guna keberlangsungan RATyang berkesesuaian dengan AD/ART maka kami sebagai petani yang berpolemik dengan KopBun SMS berharap dapat diundang atau diikutsertakan dalam rapat tanpa pengecualian dan tidak dapat diwakilkan oleh pihak manapun guna kuorumnya hasil rapat.

Mengenai pendapat masukan yang kami ajukan pada dasarnya tetap mengacu
pada ketentuan AD/ART Koperasi Kebun SMS sebagaimana terlampir. Demikian surat ini kami sampaikan dan kiranya dapat diperhatikan dan diinisiasi oleh pengurus aktif KopBun SMS. Dengan harapan, kehadiran KopBun SMS nantinya benar-benar dapat memberikan faedah bagi anggota dan calon anggota baru sesuai amanah undang-undang perkoperasian yang berlaku di NKRI.

Pengajuan Pendapat Penyelenggaraan RAT Koperasi Kebun Sawit Maleo Sejahtera.

Sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Pendirian KopBun SMS, kiranya para panitia penyelengggaraan dapat memenuhi persyaratan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan sesuai yang tertuang dalam Akta Pendirian Koperasi Perkebunan Sawit Maleo Sejahtera 1 Februari 2013.

Merujuk pada BAB VII Tentang Pengurus, Bagian Kedua Tentang Tugas, Kewajiban, Hak dan Wewenang Pengurus (Pasal 33) disebutkan Tugas Pegurus diantaranya adalah; mengelola Koperasi Berdasarkan Anggaran Dasar, memberikan penjelasan dan keterangan kepada anggota mengenai jalannya organisasi dan usaha koperasi serta mampu menanggung kerugian Koperasi sebagai akibat kelalaiannya, (sesuai ketentuan).

Untuk tercapainya hal itu, disini kami petani sawit yang terhimpun dalam Serikat Tani Batui menyampaikan beberapa hal yang perlu disiapkan dan dibahas pada penyelenggaraan RAT.

KEHADIRAN PENGURUS
Sangat diharapkan kehadiran para pengurus; Pengawas, Ketua, Wakil Ketua, Sekertaris, Bendahara dan Manager Koperasi jika telah diangkat dan aktif guna penyampaian laporan pertanggungjawaban serta turut dalam pembahasan lainnya yang kini masih menjadi pokok permasalahan. Berikut penyampaian pendapat yang menjadi prasyarat pelaksanaan RAT.

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
Dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban diharapkan pengurus dapat memberikan informasi yang terpercaya kepada anggota dan pemilik lahan yang telah dikelola dan baru akan dimasukan dalam keanggotaan baru. Dalam penyampaian laporan pihak pengurus secara detil dapat
melaporkan tahun buku sebagaimana diatur dalam BAB IX mengenai
Pembukuan Koperasi seperti yang termuat pada Pasal 44 yakni:

  1. Tahun Buku Koperasi dimulai tanggal 1 (satu) Januari dan berakhir sampai dengan tanggal 31 (tiga puluh satu)     Desember.
  2. (Pengurus) Koperasi wajib menyelenggarakan pencatatan dan pembukuan berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia baik yang sistem ETAP atau standar akuntansi umum
  3. Dalam waktu paling lambat 2 (dua) bulan setelah pembukuan Koperasi ditutup, maka Pengurus wajib melakukan audit menyampaikan Laporan Tahunan. Atas dasar tersebut pada ayat 3, maka dengan ini kami meminta pengurus dapat melaporkan audit sebagai laporan tahunan terhitung sejak 2014 s/d
    Desember 2020.
  4. Apabila diperlukan, Laporan Keuangan Tahunan dapat di audit oleh
    Akuntan Publik atas permintaan Rapat Anggota atas usulan pengawas. Dan seterusnya, (Ayat 5,6,7).

KLARIFIKASI HASIL USAHA DAN DANA CADANGAN
Seperti diatur dalam BAB XII Selisih Hasil Usaha dan Dana Cadangan, Pasal 61 s.d Pasal 63. Maka, kami meminta Para Pengurus dapat mempertanggung jawabkan laporan selisih hasil usaha kepada masing-masing petani pemilik lahan, bagi yang menginginkan penjelasan secara perorangan. Mengingat, dalam hal ini banyak pemilik lahan yang tidak mendapatkan hasil atau bagi hasil dalam kurun waktu masa panen tertentu atau asset (lahan) semenjak dikuasai sepihak.

PERMASALAHAN LAHAN
Mengacu BAB V Tentang Rapat Anggota Pasal 16 Ayat 7 poin 1 s.d 7, kiranya pengurus aktif dan yang terpilih dapat melaksanakan poin – poin tersebut guna pembahasan lebih lanjut diantaranya mengenai pemetaan dan penetapan lahan dan selanjutnya dapat dituangkan dalam Rencana Kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi ataupun dalam Rapat Khusus.

Hal ini menjadi sangat penting, mengingat saat ini masih terdapat petani pemilik lahan secara sepihak telah kehilangan lahan akibat klaim INTI/HGU yang padahal belum pernah dikonpensasi untuk dijadikan inti. Olehnya, pengurus diharapkan dapat menyelesaikan konflik atas klaim lahan antara petani plasma / calon petani plsama dengan pihak mitra plasama dalam hal ini PT. Sawindo Cemerlang yang kerap mengklaim sebagai lahan inti atau HGU secara sepihak. Pengurus aktif dan yang terpilih diharapkan mampu menyelesaikan konflik dengan tetap merujuk pada NILAI DAN PRINSIP Koperasi seperti tercantum dalam BAB IV pasal 6 ayat 1 dan 2.

Dimana, nilai yang mendasari kegiatan koperasi adalah Kekeluargaan. Untuk itu perlu diperhatikan, Pengurus mampu mendesak PT Sawindo Cemerlang agar mencabut laporan yang diadukan pihak perusahaan ke kepolisian terhadap para petani pemilik lahan. Bagi kami mengenai klaim lahan Inti pada lahan masyarakat dapat dikembalikan pada keperdataan dengan melibatkan pihak terkait dalam hal ini pemerintah desa, kecamatan dan Pemerintah Daerah.

PERUBAHAN ATURAN PERJANJIAN
Sebelum pengangkatan / pemilihan pengurus baru apabila terelenggara, perlu kami tekankan untuk kembali mengkaji aturan perjanjian sebelumnya yang memberatkan petani yang nilai kami telah menyalahi Tujuan Pendirian Koperasi Kebun SMS, yakni BAB II LANDASAN, ASAS, DAN TUJUAN (Pasal 4). “Koperasi bertujuan Meningkatkan Kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat”. Sehingga untuk berikutnya kami meminta pengurus aktif / terpilih dapat membatalkan seluruh perjanjian yang telah merugikan petani.

Apabila pendapat yang di sampaikan,tidak dijalankan oleh pihak penyelenggara RAT seperti yang diatur dalam AD/ART serta mengesampingkan hal-hal penting seperti yang sebutkan diatas, maka dengan tegas kami menolak segala bentuk keputusan RAT dan tidak bersedia menjadi bagian dari Koperasi Perkebunanan Maleo Sejahtera.**



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved