Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Tertibkan Pengguna Knalpot Bogar, Polsek Batui Razia Pelajar di Sekolah   |   Diduga 'Mebong' Campur Stres Mau Digugat Cerai, Pria di Bangkep Rusak Perabotan dan Dinding Rumah   |   Adu Kuat Honda CBR vs Mio Soul, Dua Pengendara Meninggal Ditempat   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

PLN Jawab Keluhan Warga Pagimana. Di Luwuk Tiga Mesin Disiapkan Tambah Pasokan

Red : Saiful Yamin, Apriyanto
Jumat, 11 Okt 2019 | 06:35:56 WITA

Pagimana, CNA DAILY - Rapat pembahasan tentang tuntutan masyarakat terkait sering terjadinya pemadaman listrik di wilayah Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dijawab PLN.  Menurut pimpinan PLN (Persero) Cabang Luwuk, hal itu terjadi akibat devisitnya aliran dari PLTM Lambangan Energi Utama dan pembangkit listrik di Hanga-Hanga Luwuk.

Berita Lainnya

“Hal ini adanya Devisit aliran dari PT. Lambangan dan Hanga-Hanga,” ujar Agus, Pimpinan PLN Cabang Luwuk, Kamis 10 Oktober 2019.

Adapun tuntutan warga agar PLTM Lambangan dapat meningkatkan pelayanan dengan menambah mesin, oleh Agus dikatakan hal itu tidak bisa dilaksanakan PLTM setempat secara mandiri, karena hal itu tetap berkaitan dengan pihak PLN persero. “PT. Lambangan Energi Utama tidak bisa berdiri sendiri ataupun mengadakan mesin sendiri. Itu tetap melalui PT. PLN Cabang Luwuk,” ujar Agus.

Rapat pertemuan yang melibatkan unsur Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kabupaten Banggai ini dilaksanakan, menyusul gelombang protes masyarakat Pagimana dalam kurun beberapa pekan terakhir akibat  sering terjadinya pemadaman lampu.

Dalam rapat yang dihadiri 30 an perwakilan desa Sekecamatan Pagimana terungkap tuntutan lain, yakni meminta kejelasan kompensasi bantuan dana CSR dari pihak PLTM Lambangan Energi.

“Untuk CSR PT. Lambangan Energi Utama sesuai penjelasan Direktur PT. Lambangan Energi Utama, bahwa CSR sudah kami laksanakan kepada masyarakat di sekitar perusahaan dan saat ini kami menunggu  keputusan Perda (peraturan daerah), yang mengatur pemberian CSR sehingga tidak ada ketimpangan dimasyarakat,” jelas Agus kemudian.

Dari hasil keputusan rapat, pihak PLN cabang Luwuk dan PT. Lambangan Energi  diminta sekiranya dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta transparan dengan informasi pemadaman kemudian hari.

Perwakilan masyarakat dari sejumlah desa selaku konsumen juga mengungkapkan akan ada pemakluman apabila pemadaman yang di sebabkan devisitnya debet air di PLTA Hanga-Hanga, jika terlebih dahulu disampaikan lewat pengumuman. “Harus ada pengumuman agar kami (masyarakat) mengetahuinya, jangan asal langsung padam,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Tiga Mesin Disiapkan untuk Suplai Kebutuhan Listrik

Sementara itu, dihari yang sama CNAdaily.com mencoba mengkonfirmasi ke staf bagian perencanaan PT. PLN Luwuk terkait pemadaman bergilir disejumlah wilayah. Oleh salah satu staf pria yang karib disapa Icu dikatakan,  musim kemarau yang terjadi di wilayah kabupaten Banggai saat ini, merupakan salah satu penyebab sering terjadinya pemadaman listrik.

"Pemberlakuan pemadaman listrik secara bergilir diakibatkan, gangguan saluran debit air di PLTM Lambangan,” kata dia. Hal serupa juga terjadi di Kota Luwuk, “Turunnya debit air di PLTM Luwuk dan gangguan 3 Unit mesin di PLTD," imbuh Icu.

Menurutnya akibat tersebut, pasokan listrik minus 30 persen dari kondisi normal, jika turbin di 2 pembangkit yaitu di PLTM Luwuk dan PLTM Lambangan serta mesin di PLTD Luwuk beroperasi semua, maka pasokan listrik bisa mencapai 17.220 MW. Sementara saat ini pasokan hanya sebesar 13.385 MW itupun tergantung beban.

"Kita terpaksa lakukan pemadaman secara bergilir, karena ganguan saluran debit air, serta pasokan air tidak mampu menggerakkan seluruh turbin di kedua PLTM”.

“Belum lagi kapasitas mesin PLTD belum bisa memasok listrik secara maksimal, sehingganya pasokan listrik berkurang hampir 30 persen dari kondisi normal sebelum musim kemarau," imbuhnya.

Namun demikian, pihak perencanaan PLN memastikan, kondisi pemadaman bergilir ini tidak akan berlangsung lama. Sebab dalam waktu dekat 3 unit mesin berkekuatan 3 Mega akan diperbantukan untuk memenuhi pelanggan. "Saat ini pihak perusahaan telah mendatangkan 3 unit mesin berkekuatan 3 Mega," jelas Icu.



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved