Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

PAM Pilkades Harus Netral dan Jangan Terprovokasi   |   Polisi Belum Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan Petani di Toiba   |   Pembuatan Kartu Keluarga Tahun 2014 Kebawah Diminta Melapor   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

RAT KopBun SMS, Petani Dicekal Masuk, Diduga Ada Perwakilan Tidak Miliki Mandat

Red : Amad Labino
Rabu, 20 Okt 2021 | 07:33:31 WITA

CNA Daily.Com – Ada yang aneh saat pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Koperasi Perkebunan (KopBun) Maleo Sejahtera (SMS) di gedung Graha Pemda Banggai, pada Sabtu (16/10/2021) pekan kemarin.

Berita Lainnya

Seorang petani dicekal saat ingin mengikuti pelaksaan RAT.  Petani itu mengaku bernama Gafar.

Ia mengatakan, tidak izinkan masuk untuk mengikuti pelaksanaan RAT dengan alasan tidak memiliki undangan dari penyelennggara kegiatan RAT.

“Saya dicegat di depan pintu,” cerita Gafar yang saat itu ditemani Abasin dikediamanya.

Gafar menyebutkan, orang mencegahnya untuk masuk mengikuti RAT itu diuga orang dalam lingkungan perusahaan perkebunan Sawit.

“orang yang larang saya masuk salah satu dari beberapa orang perusahaan yang ada di kegiatan RAT,” sebut Gafar.

Gafar mengatakan, ia dapat masuk ke ruang kegiatan setelah pelaksanaan RAT selesai.

“Anehnya juga saya diminta mengisi daftar hadir, permintaan itu saya tolak, tidak ada undangan dan pemberitahuan, lantas saya di tawarkan untuk isi daftar hadir,” terang Gafar  

Harusnya kata Gafar, sebagai salah satu petani dari sekian petani plasma dapat ikutkan. Tapi karena pembatasan peserta, Ia bersama kerabatnya Abasin mengaku tidak diberikan undangan serta pemberitahuan oleh panitia penyelenggara RAT.

 “Kami selaku petani wajib mengikuti, mendengar langsung proses RAT yang dilaksanakan, sebab selama ini kebun kami di panen dan pembayaranya tidak jelas. Nah, Koperasi selaku pihak ke tiga yang mewadahi petani wajib mengundang seluruh petani,” ungkap Gafar dengan nada kesal.

Gafar menambahkan, sekitar dua bulan lalu, kebun sawit miliknya di panen oleh perusahaan tetapi sampai sekarang belum di bayarkan.

Pelaksanaan RAT KopBun SMS di buka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ernaini Mustatim, dihadiri perwakilan perusahaan PT Sawindo Cemerlang (Scem), serta 36 petani peserta dari jumlah total 609 anggota koperasi.

Informansi yang diperoleh media ini, sebagian perwakilan peserta RAT diduga tidak memiliki surat mandat dari anggota koperasi yang diwakilkan. Petani akan melayangkan surat somasi ke Dinas Koperasi dan UKM, Kabupaten Banggai, terkait pelaksanaan RAT tersebut. (AL/Irham)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved