Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Tersinggung Tatapan Seorang Warga, Gubernur Rusdi Marahi Petani Asal Morut, Lalu Minta Maaf   |   Gubernur Rusdi Mastura, Ini yang Harus Saya Luruskan   |   Aktivis Fras dan Petani Demo Kantor Gubernur Sulteng   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Setelah Menghabisi Istri dan Cucunya, Pelaku Membakar Rumah dan Mencoba Bunuh Diri

Red : Amad Labino
Minggu, 5 Sep 2021 | 08:45:46 WITA

CNA Daily.Com – Pelaku pembunuhan Ardin Mangais (44), warga Desa Bone Puso, Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan sangat sadis. 

Berita Lainnya

Ardin Mangais setelah membunuh istrinya Lenci Padaela (43) dan cucunya bernama Jojo Sosinggil yang baru berumur setahun, Ardin lalu membakar rumah, akibatnya korban Lenci dan Jojo yang berada dalam rumah hangus terbakar.

Sebelum membakar rumah, Ardin terlebih dahulu membunuh tetangganya bernama Sikala (70).

“Setelah menebas korban SK, pelaku masuk kembali ke rumah karena sudah di buru warga setempat, pelaku lalu membakar rumahnya yang saat itu terdapat dua korban dalam rumah,”ungkap Kapolres Bangkep Reja A Simanjuntak melalui Kasubag Humas AKP Nicolas Wagey, SH.,

Dua korban yang hangus terbakar bersama bangunan rumah itu baru dapat dievakuasih oleh pihak kepolisiaan tiba di lokasi kejadian.

Baca : Ardin Tebas Istri, Cucu dan Tetangganya Hingga Tewas

Setelah membakar rumah Ardin lalu mencoba bunuh diri dengan cara menyayat lehernya menggunakan parang yang digunakan menghabis tiga korban. Usaha bunuh diri tersebut gagal, warga yang berada di lokasi langsung mengamankan Ardin.

“Pelaku tidak di hakimi warga hanya diamankan, pelaku mengalami luka sayat di leher karena mencoba bunuh diri menggunakan parang,”ungkapnya

 Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi TKP. Ardin mendapat sempat mendapat perwatan medis di Puskesmas Lolantang sebelum di rujuk ke RSUD Triikora Salakan.   

“Pelaku saat sedang dalam perjalanan menuju RSU Trikora Salakan, kondisi pelaku menderita luka serius di bagian leher karena mencoba bunuh diri dengan menyayat lehernya,” kata AKP Nicolas Wagey.

Pendeta Boy yang konfirmasi media ini mengatakan, korban merupakan jemaatnya. “Sekarang kami sedang mempersipakan proses pemakaman, korban di makamkan di pemakaman desa Bone Puso” kata Pdt. Boy.  (AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved