Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Tertibkan Pengguna Knalpot Bogar, Polsek Batui Razia Pelajar di Sekolah   |   Diduga 'Mebong' Campur Stres Mau Digugat Cerai, Pria di Bangkep Rusak Perabotan dan Dinding Rumah   |   Adu Kuat Honda CBR vs Mio Soul, Dua Pengendara Meninggal Ditempat   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

SMA Negeri 1 Bunta Gratiskan Siswa Yatim Piatu dan Kurang Mampu

Red : Amad Labino
Sabtu, 26 Jun 2021 | 06:24:52 WITA

Luwuk, CNA DAILY – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Tahun ajaran 2021/2021 di sekolah SMA Negeri 1 Bunta, menggratiskan iuran PPP/SPP untuk anak yatim piatu serta anak kurang mampu.

Berita Lainnya

Kepsek SMA 1 Bunta, Kamaluddin menyampaikan, kebijakan itu diambil berdasarkan kesepakatan dan persetujuan antara pihak sekolah dan pengurus komite untuk menggratiskan anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu.

“Untuk siswa yang kurang mampu harus menunjukan Surat Keterangan Kurang Mampu (SKTM) dan foto kondisi bangunan rumah” kata Kamaluddin

Sedangkan bagi peserta didik baru yang bukan yatim piatu atau kurang mampu diberlakukan membayar uang iuran PPP untuk tiga bulan kedepan terhitung untuk bulan Juli, Agustus dan September.

Iuran PPP Rp78ribu/perbulan telah diatur dalam Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah nomor 10 Tahun 2017 tentang Pungutan dan Biaya Pendidikan pada Sekolah Menangah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa.

Pembayaran iuran P3 untuk tiga bulan kedepan bertujuan agar ketersediaan upah tenaga tenaga honor dan tata usaha sudah tersedia. Pasalnya, honor guru dan tata usaha tidak dibebankan ke Dana Operasional Sekolah (BOS).

“Iuran PPP untuk 3 bulan itu agar honor guru dan tata usaha sudah tersedia untuk tiga bulan punya, tapi kalau belum mampu membayar tiga bulan, 1 bulan juga boleh” tulis Kamaluddin via pesan WhatsUp  

Terbanyak Peserta Didik di Tiga Kecamatan

SMA Negeri 1 Bunta adalah sekolah yang memiliki jumlah siswa terbesar di Tiga Kecamatan. Yakni, Kecamatan Bunta, Kecamatan Simpang Raya dan Kecamatan Nuhon. Sekolah yang di pimpin Kamaluddin itu memiliki 24 Ruang Kegiatan Belajar (RKB) dengan jumlah siswa 801 orang. Sedangkan tenaga pendidik sebanyak 21 guru yang berstatus ASN dan 28 orang guru honor serta 5 orang tenaga tata usaha.

“Sangat besar beban sekolah membayar gaji honor dan tata usaha” terang Kamaluddin.

Meski terbeban dengan pembiayaan gaji honor sebut Kamaluddin, bukan jadi kendala asalkan siswa/siswi  SMA 1 Bunta memiliki kwalitas yang mampu bersaing dengan siswa/siswi di ibu kota kabupaten.

Ia menambahkan, Tahun 2021 sebanyak 5 orang siswa/siswi SMA 1 Bunta mewakili Kabupaten Banggai dalam lomba KSN tingkat Kabupaten se Sulawesi Tengah. Lima siswa itu adalah, Nurain Kudada, Kelas XI IPS, Ayunda Lagandja Kelas XI IPA. Rahma Nurfitria Ruslan Kelas X IPA dan Linda Hardina Zulhijah Kelas XI IPS serta Fauzan K Darise Kelas XI IPA. (AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved